Yonex Sunrise 4Th Men’s Double Championship 2012

Published on June 5, 2012 by webadmin   ·   No Comments
Jakarta – Chandra Wijaya, mantan pebulutangkis nasional kembali menggelar kejuaraan bulutangkis khusus ganda putra. Turnamen yang memasuki tahun keempat ini dipersembahkan Candra Wijaya dengan titel “Yonex Sunrise 4Th Men’s Double Championship 2012″, dan berhadiah total uang sebesar USD 25.000.
Chandra mengatakan kejuaraan ini akan diikuti 312 peserta dari 46 klub bulutangkis dan 5 negara. “Ada India, Malasyia, Singapore, Filipina dan Indonesia. Kita akan mulai mulai pukul 09.00WIB sampai dengan seharian. Ini merupakan komitmen saya untuk memajukan olahraga bulutangkis khususnya di nomor ganda putra,” ujar Candra Wijaya, di Bellezza Shopping Arcade, Permata Hijau, Jakarta Selatan, Jumat (1/6).
Kejuaraan bulutangkis akan digelar di Gedung Bulutangkis Asia Afrika, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta dari tanggal 6 – 9 Juni 2012. Pebulutangkis akan bertarung pada empat nomor pertandingan yaitu, Kelompok Dewasa, Kelompok Taruna (U-19), Kelompok Remaja (U-15), Kelompok Pemula (U-13) dan Kelompok Veteran (85+).
“Semua mantan atlet bulutangkis dipastikan turun nanti. Seperti Putra Antonius, Denny Kantono, Sigit Budiarto, Liem Swie King, Hariyanto Arbi, Eddy Hartono, Gunawan, Sigit Budiarto, Effendi,” ujar Chandra.
Selama karirnya Candra Wijaya kelahiran Cirebon, 16 September 1975, yang merupakan spesialis pemain ganda putra telah berulang kali sukses meraih gelar juara yang mengharumkan Indonesia di dunia internasional. Sederet medali diraihnya dengan pasangan yang berbeda. Bersama Tony Gunawan meraih beberapa gelar juara diantaranya medali emas Olimpiade Sydney 2000, Indonesia Open 2000 & 2006, Japan Open 2007. Bersama Sigit Budiarto meraih beberapa gelar juara diantaranya All England 2003 dan Juara Dunia 1997. Candra Wijaya juga berulang kali ikut menjadi tim Thomas Indonesia sejak 1998 hingga 2008 dan menjadi tim inti pada perebutan Piala Sudirman sejak tahun 1997 hingga 2007.
“Lewat bulutangkislah nama saya terkenal. Dan kini saatnya saya juga ikut membantu memajukan bulutangkis Indonesia,” kata Candra. Lebih jauh Candra menjelaskan bahwa dengan menggelar kejuaraan bulutangkis khusus ganda putra ini maka potensi-potensi pemain ganda putra akan terlihat dan diharapkan bisa meraih prestasi dunia.
Selain itu kejuaraan bulutangkis Yonex Sunrise 4Th Men’s Double Championship 2012, juga akan menggelar perlombaan foto untuk umum di gedung bulutangkis Asia Afrika, Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta pada 6-9 Juni 2012 mendatang.
Klub bulutangkis International milik Chandra Wijaya bekerja sama dengan Neumatt Centre for Photography Studies, mengeluarkan hadiah yang akan didapatkan pemenang. Untuk juara pertama mendapatkan, free basic photography class di Neumatt senilai Rp.3.000.000, Raket Yonex tipe Voltric Series, Crumpler Bags 5 Million Dollar home black/snot Green. Pemenang kedua berupa Raket Yonex tipe Voltric Series, BlackRapid RS-Sport, dan voucher Neumatt senilai Rp.1.000.000. Pemenang ketiga mendapat Raket Yonex tipe Voltric Series, Crumpler Bags 1 million dollar home, dan voucher Neumatt senilai Rp.750.000. Dan bagi pemenang favorit mendapat Raket Yonex tipe Arcsaber Series, Manfrotto Bags Solo II Holster BC, dan voucher Neumatt senilai Rp.500.000, selain itu setiap peserta juga mendapat voucher 25% off OktaRent Professional Rental Company, 50% off OktaCare service centre, dan 50% off WhiteSands Package Bali Private Tour.
“Para peserta dibebaskan menggunakan. Berbagai jenis kamera, mulai dari kamera Pocket sampai dengan kamera DSLR. Para peserta diperbolehkan mengambil gambar pada titik (spot) dibelakang garis hakim. Peserta tidak boleh menggunakan flash saat mengambil foto. Kemudian peserta wajib mensubmit maksimal dua foto terbaik tanpa editing. Penilaian juri berdasarkan teknik, estetika, dan konteks,” kata Koordinator Pertandingan, Rosiana Tendean.
Diketahui dari enam medali emas Indonesia yang direbut pada ajang Olimpiade, mulai dari Barcelona 1992 hingga Beijing 2008, hampir setengah diantaranya disumbangkan lewat pemain-pemain ganda Indonesia. Mulai dari pasangan Ricky/Rexy di Olimpiade Atlanta 1996, Chandra Wijaya/Tony Gunawan di Olimpiade Sydney 2000 dan terakhir oleh Markis Kido/Hendra Setiawan di Olimpiade Beijing 2008.

Tags:  , , , , , , , , ,

Readers Comments (0)




WordPress主题